Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh..
Hallo guys.. apa kabar? Yang lagi sedih semoga disabarkan.. kalian punya orang lain yang bisa diajak bercerita. Ngomong-ngomong soal teman. Kalian pernah nggak kenalan sama orang lain melalui sebuah aplikasi? Berharapnya bisa berteman dengan orang luar negeri, tapi seringkali kita bertemu dengan orang di negara kita sendiri. Aku sering mengalami ini, aku menggunakan aplikasi SLOWLY, aku akan bahas aplikasi apa saja yang aku pernah pakai untuk berinteraksi dengan orang luar negeri di judul lain.. jadi tunggu yaa hehe.
Aku termasuk orang yang kurang dekat dengan cowok, mungkin karena aku menjaga jarak dengan cowok. Tidak asing lagi aku mendengar kata jutek, sombong yang diperuntukkan untukku karena aku jarang dekat dengan cowok. Hmmm malu aja gak tau kenapa wkwk.
Nah, dari aplikasi SLOWLY ini aku dipertemukan dengan cowok yang umurnya di bawahku, panggil aja dia Alim. awalnya males kan balas suratnya, karena aku mencarinya teman luar negeri. Pandanganku di awal terhadap cowok tuh seperti "jaga jarak dengan cowok". Yups, jika kalian bilang ini tentang cinta, benar. Kalau jaman sekarang pakai kata baper. Iya, aku takut jika aku melakukan interaksi terlalu sering aku akan baper dengan perasaan yang sebenarnya aku nggak bisa kendalikan.
Alim di pandanganku di awal sama seperti cowok lainnya banyak modus (namanya juga awal kenalan hihi). Tapi setelah berinteraksi dengannya dia orang yang sopan, menyemangati orang lain, berkata apa adanya, tapi sering tidak menjawab apa yang di tanyakan hihi ✌️. Dia kalau dijadikan teman baik kok, banyak hal positif yang dia punya. Hmm segini dulu ceritanya ya guys hehe, oh iya... Hi Amil, jika kamu membaca ini, semoga kamu baik-baik saja.
Sampai jumpa di cerita selanjutnya bye bye..
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Hallo guys.. apa kabar? Yang lagi sedih semoga disabarkan.. kalian punya orang lain yang bisa diajak bercerita. Ngomong-ngomong soal teman. Kalian pernah nggak kenalan sama orang lain melalui sebuah aplikasi? Berharapnya bisa berteman dengan orang luar negeri, tapi seringkali kita bertemu dengan orang di negara kita sendiri. Aku sering mengalami ini, aku menggunakan aplikasi SLOWLY, aku akan bahas aplikasi apa saja yang aku pernah pakai untuk berinteraksi dengan orang luar negeri di judul lain.. jadi tunggu yaa hehe.
Aku termasuk orang yang kurang dekat dengan cowok, mungkin karena aku menjaga jarak dengan cowok. Tidak asing lagi aku mendengar kata jutek, sombong yang diperuntukkan untukku karena aku jarang dekat dengan cowok. Hmmm malu aja gak tau kenapa wkwk.
Nah, dari aplikasi SLOWLY ini aku dipertemukan dengan cowok yang umurnya di bawahku, panggil aja dia Alim. awalnya males kan balas suratnya, karena aku mencarinya teman luar negeri. Pandanganku di awal terhadap cowok tuh seperti "jaga jarak dengan cowok". Yups, jika kalian bilang ini tentang cinta, benar. Kalau jaman sekarang pakai kata baper. Iya, aku takut jika aku melakukan interaksi terlalu sering aku akan baper dengan perasaan yang sebenarnya aku nggak bisa kendalikan.
Alim di pandanganku di awal sama seperti cowok lainnya banyak modus (namanya juga awal kenalan hihi). Tapi setelah berinteraksi dengannya dia orang yang sopan, menyemangati orang lain, berkata apa adanya, tapi sering tidak menjawab apa yang di tanyakan hihi ✌️. Dia kalau dijadikan teman baik kok, banyak hal positif yang dia punya. Hmm segini dulu ceritanya ya guys hehe, oh iya... Hi Amil, jika kamu membaca ini, semoga kamu baik-baik saja.
Sampai jumpa di cerita selanjutnya bye bye..
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Komentar
Amil dari aplikasi slowly, maaf baru lihat chatnya di aplikasi.
Kalo kk nana baca ini pliss buka aplikasi slowlynya aku mau curhat" an lagi :D