Anonim-
Aku merasa stres dengan keadaan hidupku. Orang lain ingin hidupnya seperti diriku. Mereka tidak tau apa kesulitanku. Apakah mereka merasakan kehilangan semangat belajar yang besar sepertiku? Sepertinya tidak. Hanya hal kecil saja aku merasa iri dengan cara belajar orang lain. Hal-hal kecil yang mereka punyai seperti tidak ada yang mengganggu saat sedang belajar misalnyai punya adik kecil atau keponakan kecil yang serumah. Tidak perlu menjaga keponakan atau adik kecil, mereka sudah dijaga oleh pengasuh yang ditugaskan oleh orang tua mereka, mereka tidak perlu bekerja. Hanya perlu fokus untuk belajar. Fasilitas internet dan alat penunjang belajar yang sudah ada. Tidak perlu membereskan rumah dan pekerjaan rumah tangga. Sekali lagi mereka hanya perlu fokus belajar. Aku iri. Mengapa? Aku kesulitan belajar seperti mereka. Aku benci pemikiranku sendiri yang seperti ini. Orang lain bilang "usaha tidak akan menghianati hasil". Aku berusaha belajar dengan baik. Kemampuanku tidak sebaik orang lain. Aku terlalu capai setelah bekerja dan membereskan rumah. Aku ingin fokus belajar. Tapi aku merasa tidak punya kesempatan untuk itu. Atau mungkin aku yang tidak pandai memanfaatkan waktuku? Aku merasa stres dengan keadaan ini. Aku ingin menangis karena aku merasa tidak berguna setelah dibiayai orang tua, mereka menantikanku selesai sekolah, mereka bekerja keras. Yang bisa aku lakukan hanya berdoa dan menangis. Aku terkurung dalam penyesalan, kesepian, kesedihan. Mengapa semua terasa gelap? Aku butuh bantuan orang lain. Aku ingin didengarkan, aku ingin ditemani, dan aku ingin melepaskan tekanan batinku. Tapi aku tidak punya siapapun.
Komentar