Langsung ke konten utama

Bersyukur dan Sabar


Anonim-
Aku merasa stres dengan keadaan hidupku. Orang lain ingin hidupnya seperti diriku. Mereka tidak tau apa kesulitanku. Apakah mereka merasakan kehilangan semangat belajar yang besar sepertiku? Sepertinya tidak. Hanya hal kecil saja aku merasa iri dengan cara belajar orang lain. Hal-hal kecil yang mereka punyai seperti  tidak ada yang mengganggu saat sedang belajar misalnyai punya adik kecil atau keponakan kecil yang serumah. Tidak perlu menjaga keponakan atau adik kecil, mereka sudah dijaga oleh pengasuh yang ditugaskan oleh orang tua mereka, mereka tidak perlu bekerja. Hanya perlu fokus untuk belajar. Fasilitas internet dan alat penunjang belajar yang sudah ada. Tidak perlu membereskan rumah dan pekerjaan rumah tangga. Sekali lagi mereka hanya perlu fokus belajar. Aku iri. Mengapa? Aku kesulitan belajar seperti mereka. Aku benci pemikiranku sendiri yang seperti ini. Orang lain bilang "usaha tidak akan menghianati hasil". Aku berusaha belajar dengan baik. Kemampuanku tidak sebaik orang lain. Aku terlalu capai setelah bekerja dan membereskan rumah. Aku ingin fokus belajar. Tapi aku merasa tidak punya kesempatan untuk itu. Atau mungkin aku yang tidak pandai memanfaatkan waktuku? Aku merasa stres dengan keadaan ini. Aku ingin menangis karena aku merasa tidak berguna setelah dibiayai orang tua, mereka menantikanku selesai sekolah, mereka bekerja keras. Yang bisa aku lakukan hanya berdoa dan menangis. Aku terkurung dalam penyesalan, kesepian, kesedihan. Mengapa semua terasa gelap? Aku butuh bantuan orang lain. Aku ingin didengarkan, aku ingin ditemani, dan aku ingin melepaskan tekanan batinku. Tapi aku tidak punya siapapun. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

rindu

Aku merindukanmu.. Aku terlelap tidur dengan menggenggam bayangmu Kau berkeliaran di alam bawah sadarku dengan manis Hingga aku terbangun mencari sosokmu, namun tidak ada.. . . Ku ambil ponsel beberapa saat dan ku buka media sosial Kau unggah dirimu penuh senyuman.. Diri yang sedang merindumu menatap penuh kasih sayang Membuat rindu semakin meninggi.. . . Kebetulan yang menyenangkan Meski rindu membuatku terluka sebab ingin bertemu Tapi, kita tidak seharusnya bertemu karena masa lalu . . Aku masih merindukanmu.. Sangat merindukanmu...

Terima Kasih

Rintikan air berlomba menjatuhkan dirinya dari awan gelap Kita berlari berpisah mencari tempat berteduh Kau berada di seberang menatapku Aku mengalihkan pandanganku Mengulurkan tangan siap berdamai dengan hujan Kepalaku mengadah dengan mata terpejam Perasaanku berada di masa lalu Hujan selalu berhasil membuat seseorang melintasi waktu dalam pikirannya Aku adalah salah satunya Air hujan berkolaborasi dengan lembutnya cahaya lampu sepanjang   jalan   Memandangnya menggali ingatanku pada seseorang Senang dan sedih menjadi bagian kisah yang teringat Di depanku adalah sosok yang berbeda dari sebelumnya Terima kasih pernah memberiku perasaan yang jujur Terlalu memaksakan diri untuk melupakan Terlalu memaksakan diri untuk move on Agar hati tidak terluka terlalu dalam Dan ternyata menambah luka yang ada Menyukai orang baru butuh proses yang tak singkat Biarkan aku masih mengingatmu Sampai tak sadar menjadi lupa Terima kasih pernah m...

Maafkan Aku

Kau adalah orang yang baik Terima kasih untuk cinta yang telah kau berikan untukku Terima kasih untuk waktu yang kau habiskan bersamaku Itu sangat indah mewarnai hidupku Bersamamu adalah kenangan yang sangat kuingat Maafkan aku.. Ketika kita saling memiliki perasaan yang sama Tetapi kita tidak bisa bersama Ketika kita menemukan kecocokan dalam hal lain Dan kita masih tidak bisa bersama untuk waktu yang lama Awalnya sakit harus berpisah denganmu Namun itu yang terbaik untuk kita Delapan tahun lebih aku menaruh rasa   padamu Kecewa saat berpisah denganmu adalah risiko yang harus aku tanggung Sedih adalah hal yang pantas aku rasakan Entah dalam waktu berapa lama aku bisa benar-benar melepaskanmu Apakah itu sepuluh hari? Sepuluh minggu? Sepuluh bulan? Atau bahkan sepuluh tahun? Maafkan aku.. Bagaimana saat kita bertemu suatu hari nanti? Apa yang harus kita lakukan? Menanyakan kabar masing-masing atau kah saling memperkenalkan di...