Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2018

rindu

Aku merindukanmu.. Aku terlelap tidur dengan menggenggam bayangmu Kau berkeliaran di alam bawah sadarku dengan manis Hingga aku terbangun mencari sosokmu, namun tidak ada.. . . Ku ambil ponsel beberapa saat dan ku buka media sosial Kau unggah dirimu penuh senyuman.. Diri yang sedang merindumu menatap penuh kasih sayang Membuat rindu semakin meninggi.. . . Kebetulan yang menyenangkan Meski rindu membuatku terluka sebab ingin bertemu Tapi, kita tidak seharusnya bertemu karena masa lalu . . Aku masih merindukanmu.. Sangat merindukanmu...

Ini adalah tentang Kau dan Aku

Tentangmu.. Aku menulisnya Tentangmu.. Aku menggambarnya Aku adalah satu dari jutaan orang yang terpikat pesonamu Hatiku hampir penuh olehmu Pikiranku tertuju padamu Dirimu, memenuhi khayalku . . Aku akan menulis seperti orang gila jika itu tentangmu Hatiku tiba-tiba menjadi ladang bunga Wajahku memerah dengan guratan senyuman Ku mohon.. Jangan merusak bunga yang sedang tumbuh mekar . . Menggambar tentangmu membuatku merasa baik Perasaanku menari di atas kertas bersama pena Sebanyak apapun aku menggambar tentangmu Itu tidak akan cukup menjelaskan seluruh pesonamu

Bayangmu

Tubuhku dalam posisi siap digaris start Detak jantungku bergerak dengan cepat menunggu peluit ditiup Aku memandang ke depan Percayakan pada diri sendiri bahwa aku bisa melakukan dengan baik . . Suara peluit terdengar.. Aku berlari dengan bebas Dan lagi.. Tanpa izinmu aku menggunakan bayangmu untuk semangat Bayangmu berada di depan seolah menungguku untuk cepat . . Aku berlari sendiri di luasnya lapangan.. Tidak, aku bersama bayangmu di sini Ada saatnya aku benar-benar sendiri tanpa bayangmu Ada saatnya bayangmu berhenti menjadi semangatku

Dunia bagai Daun Kelor

Dunia Bagai Daun Kelor Dunia bagai daun kelor? Mungkin judul ini tidak tepat untuk cerita ini. Mungkin karena hanya terpaku pada satu hal yang terjadi. Kuy baca aja hehe.. daripada stalking in mantan atau gebetan mulu mending baca aja deeh yaa wkwk. KKN. Kuliah Kerja Nyata. Bagi yang pernah merasakan pendidikan jenjang perguruan tinggi mungkin merasakan bagaimana “kerasnya ego” orang lain yang kadang bisa membuat hati merasa kecewa (lhoo.. kenapa gue malah curhat? Wkwk). Cerita ini bermula dari “curhatan” setelah melaksanakan KKN. Ada sebuah geng (hah?) di suatu kelas sebuah jurusan I. Sebut saja geng mereka dengan nama GRR (baca: ger) yang terdiri dari G Re Ri. Mereka adalah geng yang sukanya nonton di sebuah aplikasi dengan kartu perdana tertentu yang promosinya melimpah. G adalah orang yang suka korea sampai temannya menyebut dirinya dengan korea holic . G ini namanya kayak cewek (katanya. Eh tapi iya ding kalo kalian denger juga pasti nyangkanya dia cewek hehe). Kocak j...