Langsung ke konten utama

Maafkan Aku


Kau adalah orang yang baik
Terima kasih untuk cinta yang telah kau berikan untukku
Terima kasih untuk waktu yang kau habiskan bersamaku
Itu sangat indah mewarnai hidupku
Bersamamu adalah kenangan yang sangat kuingat
Maafkan aku..

Ketika kita saling memiliki perasaan yang sama
Tetapi kita tidak bisa bersama
Ketika kita menemukan kecocokan dalam hal lain
Dan kita masih tidak bisa bersama untuk waktu yang lama

Awalnya sakit harus berpisah denganmu
Namun itu yang terbaik untuk kita
Delapan tahun lebih aku menaruh rasa  padamu
Kecewa saat berpisah denganmu adalah risiko yang harus aku tanggung
Sedih adalah hal yang pantas aku rasakan

Entah dalam waktu berapa lama aku bisa benar-benar melepaskanmu
Apakah itu sepuluh hari?
Sepuluh minggu?
Sepuluh bulan?
Atau bahkan sepuluh tahun?
Maafkan aku..

Bagaimana saat kita bertemu suatu hari nanti?
Apa yang harus kita lakukan?
Menanyakan kabar masing-masing atau kah saling memperkenalkan diri seperti orang asing?
Pada saat itu aku berharap kita telah menemukan kebahagiaan masing-masing

Maafkan aku yang belum baik saat bersamamu
Aku masih menyayangimu meskipun tidak sama seperti sebelumnya
Aku berharap kau mendapat yang terbaik
Kau akan tersenyum bahagia suatu hari

Komentar

Postingan populer dari blog ini

rindu

Aku merindukanmu.. Aku terlelap tidur dengan menggenggam bayangmu Kau berkeliaran di alam bawah sadarku dengan manis Hingga aku terbangun mencari sosokmu, namun tidak ada.. . . Ku ambil ponsel beberapa saat dan ku buka media sosial Kau unggah dirimu penuh senyuman.. Diri yang sedang merindumu menatap penuh kasih sayang Membuat rindu semakin meninggi.. . . Kebetulan yang menyenangkan Meski rindu membuatku terluka sebab ingin bertemu Tapi, kita tidak seharusnya bertemu karena masa lalu . . Aku masih merindukanmu.. Sangat merindukanmu...

Terima Kasih

Rintikan air berlomba menjatuhkan dirinya dari awan gelap Kita berlari berpisah mencari tempat berteduh Kau berada di seberang menatapku Aku mengalihkan pandanganku Mengulurkan tangan siap berdamai dengan hujan Kepalaku mengadah dengan mata terpejam Perasaanku berada di masa lalu Hujan selalu berhasil membuat seseorang melintasi waktu dalam pikirannya Aku adalah salah satunya Air hujan berkolaborasi dengan lembutnya cahaya lampu sepanjang   jalan   Memandangnya menggali ingatanku pada seseorang Senang dan sedih menjadi bagian kisah yang teringat Di depanku adalah sosok yang berbeda dari sebelumnya Terima kasih pernah memberiku perasaan yang jujur Terlalu memaksakan diri untuk melupakan Terlalu memaksakan diri untuk move on Agar hati tidak terluka terlalu dalam Dan ternyata menambah luka yang ada Menyukai orang baru butuh proses yang tak singkat Biarkan aku masih mengingatmu Sampai tak sadar menjadi lupa Terima kasih pernah m...